Soal Presiden 3 Periode, Ini Tanggapan Jokowi

  • Whatsapp
presiden jokowi
Presiden RI Joko Widodo. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Isu soal wacana Presiden akan menjadi 3 periode, mendapat tanggapan tegas dari Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Presiden RI Jokowi menyatakan dirinya menolak wacana jabatan presiden sampai 3 periode.

Sikap tegas Jokowi itu disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman. Jokowi, terang Fadjorel, tak berminat untuk kembali memimpin Indonesia untuk ke tiga kalinya.

Fadjroel menuturkan bahwa Jokowi tetap berpegang pada UUD 1945 dan setia dengan reformasi 1998.

Dalam Pasal 7 UUD 1945 amandemen ke-1 dikatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

Fadjroel juga kembali mengingatkan ketika Jokowi menyampaikan pernyataan pada 15 Maret 2021.

Saat itu Jokowi berkata kalau dirinya tidak memiliki niat sama sekali untuk menambah periodenya.

“Saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden 3 periode. Konstitusi mengamanahkan 2 periode, itu yang harus kita jaga bersama. Janganlah membuat gaduh baru, kita sekarang fokus pada penanganan pandemi,” ujar Stafsus Presiden mengulangi pernyataan Jokowi dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (19/6/2021), dilansir laman Suara.com (media partner Jambiseru).

Jauh sebelumnya juga, Jokowi menolak wacana jabatan presiden 3 periode pada 12 Februari 2019.

Kala itu Jokowi menilai ada motif di balik penyebar isu wacana jabatan presiden 3 periode tersebut.

“Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode itu, ada 3 (motif) menurut saya. Satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja,” ujar Jokowi. (red)

Sumber: Suara.com (media partner Jambiseru.com) judul artikel asli “Stafsus Presiden: Jokowi Tolak Wacana 3 Periode!

Pos terkait

-------------------------

BACA CARA DAN TIPS DI SINI

-------------------------