Heboh! Suami Tak di Rumah, D Selingkuh dengan 2 Pria Hingga Hamil

0
Ilustrasi selingkuh. (Ist)
Foto hanya Ilustrasi. (Ist)

JAMBISERU.COM – Miris jalan hidup yang dialami wanita muda ini. Dia menjadi korban sekaligus tersangka akibat kasus yang membelitnya.

BACA JUGAFitria Ungkap Penyebab Anak Elvy Sukaesih Idap Gangguan Mental

Ibu muda ini berhubungan badan dengan dua pria yang satu sama lain tak saling kenal.

Sebenarnya, dia sudah bersuami namun 4 tahun lalu pergi tanpa kabar.

Karena itulah ibu muda ini berani berselingkuh bahkan dengan dua laki-laki sekaligus.

Hanya saja, wanita ini hamil dan bingung siapa yang semestinya bertanggung jawab.

Ibu muda yang membunuh bayinya diperiksa polisi.

Dia mengaku berpacaran dengan dua orang pria setelah ditinggalkan suaminya tanpa kabar 4 tahun lalu.

Kedua lelaki itu tak menyadari bahwa masing-masing menjadi korban selingkuh perempuan inisial D.

Keduanya sama-sama tak mengetahui satu sama lain. Lantas siapa ayah si jabang bayi itu?

Jasad bayi yang dikubur sendiri oleh ibu kandungnya, D (30), warga Kampung Plang, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, diduga hasil hubungan gelap.

D mengakui berhubungan gelap dengan dua lelaki. Polisi akhirnya menetapkan ibu muda tersebut menjadi tersangka dan terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun sesuai dengan Pasal 77 huruf a UU perindungan anak tahun 2014.

Saat diperiksa petugas di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (13/9/2019), D mengungkapkan, pasca-ditinggal suaminya empat tahun lalu.

Dia melakukan hubungan asmara dengan dua lelaki, B dan F. Keduanya masih warga Tasikmalaya.

Uniknya, kedua lelaki itu tak menyadari mereka masing-masing menjadi korban selingkuh D. Karena keduanya sama-sama tak mengetahui satu sama lain.

D mengaku menyesal telah berbuat kejam kepada darah dagingnya sendiri. Itu dilakukan karena kalap. “Saya sempat meminta pertanggungjawaban kepada B maupun F.

Tapi keduanya hanya  memberikan janji manis. Saya bingung. Akhirnya melahirkan paksa sendirian. Dan setelah lahir dikubur karena sudah meninggal,” ujar D.

“Sehabis mengubur, saya menangis. Saat ngelahirin secara dipijit sendiri di kamar. Saat keluar saya menyesal, panik,” kata D, dikutip dari laman Pos-kupang.com, Jumat (13/9/2019).

Kasatreskrim, AKP Dadang Sudiantoro, membenarkan D telah ditetapkan sebagai tersangka, setelah bukti-buktinya makin kuat.

“Kemarin kami melakukan autopsi dan ada pengakuan baru dari D. Akhirnya kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (7/9/2019) malam D meminta bantuan tetangga menggali lubang untuk mengubur bangkai kucing.

Namun tetangga curiga dan malam itu juga menggali kembali kuburan itu dan ternyata yang dikubur D adalah jasad bayi.

D melahirkan paksa bayi perempuannya itu sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

“Menurut pengakuan tersangka saat lahir bayinya ada respons,” tutur Dadang.

“Selanjutnya dia sendiri memotong tali ari-ari dengan silet yang sudah ia siapkan sebelumnya,” kata dia.

Bayi yang dilahirkan paksa itu sempat bernyawa dan dirawat oleh tersangka sekitar kurang dari satu jam.

BACA JUGADrone Al Houthi Serang 2 Instalasi Perusahaan Minyak Saudi Aramco

“Lalu dibedong setelah pukul 05.00 WIB dilahirkan, lalu si tersangka tidur di samping sang bayi. Lalu saat bangun sekitar Pukul 06.00 WIB, si bayi sudah meninggal,” kata Dadang. (ndy)

Loading Facebook Comments ...