Cawako Ngotot Kurban Forum Depati Bertujuh

0
cawako
Cawako ngotot kurban forum depati bertujuh

JAMBISERU.COM, Sungaipenuh – Meski Pilwako Sungaipenuh waktunya masih panjang setahun lagi, suhu politik di kota berhawa sejuk memanas. Malahan momen ibadah qurban jadi sasaran empuk untuk menarik simpati massa. Khususnya wilayah dengan mata pilih tinggi seperti kawasan adat Depati Bertujuh menaungi tiga kecamatan.

BACA JUGA: Lagi, Gunung Kerinci Keluarkan Asap Tebal

Forum Pemuda Peduli Wilayah Depati Nan Bertujuh (FPPWD7) yang tahun ini, kali kedua menyelenggarakan ibadah qurban diminati para cawako. Hingga hari ini, Rabu (31/7/2019) sudah terdaftar enam ekor sapi dan satu ekor kambing yang dikurbankan. Jumlah ini bakal bertambah, karena cawako dan keluarga juga ikut kurban di Forum yang dipimpin pengusaha Defitra Eka Jaya (DEJ).

Setelah keluarga anggota resmi forum yang ikut seperti Defitra Eka Jaya, Dipo Nurhadi Ilham Djalil, Zulhelmi, Feri Satria dan Joni Mardizal. Cawako dari luar forum juga ngotot ikut kurban di forum yang menaungi tiga Kecamatan Sungaipenuh-Pondoktinggi-Sungai Bungkal.

Setelah Medrin Joni dan Pusri Amsyi terdaftar jadi anggota ibadah kurban, Fikar Azami Putra Mahkota Asafri Jaya Bakri ini juga memilih ikut. Meski terjadi pro dan kontra antar anggota forum, bahkan tarik menarik kepentingan, akhirnya nama Fikar Azami bisa lolos.

Ketua Umum FPPWD7 Defitra Eka Jaya dikofirmasi membenarkan adanya pro dan kontra nama diluar forum ikut ibadah kurban di organisasi yang dipimpinnya. Bagi DEJ tidak masalah, panitia juga terbuka dengan masyarakat yang ingin beribadah. Malah, katanya pihaknya menyambut baik, karena niatnya suci untuk ibadah.

Disingung tentang masuknya nama Fikar, pada hal sebelumnya pada Halal Bi Halal Enam Luhah Sungaipenuh, Panitia menolak sumbangan dari Defitra Eka Jaya sebagai anak jantan Enam Luhah dalam penggalangan dana yang dipimpin Fikar Azami. Pada saat itu DEJ berkeinginan menyumbang Rp 15 juta, pada kesempatan yang sama Walikota Sungaipenuh Asafri Jaya Bakri Menyumbang Rp 10 juta dan Fikar Azami Rp 10 juta. Tapi, sumbangan DEJ ditolak panitia.

“Allah SWT tidak membedakan siapapun untuk beribadah. Masa saya sebagai ketua forum melarang. Nanti saya dianggap kewenangannya di atas Allah SWT,” ujar DEJ.

Seharusnya, katanya tidak ada yang berfikir negatif terhadap acara ibadah kurban FPPWD7. Pro dan kontra merupakan bagian dinamika dalam suatu organisasi.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Berharap Baiq Nuril Bisa Bertemu Jokowi Minggu Ini

“Dan anggota yang kontra adalah orang yang sangat saya hormati. Hal ini menunjukan bahwa organisasi itu hidup dan tidak kental unsur feodalisme. Jadi biarkan saja mengalir dan suatu saat semua akan memahami perbedaan tersebut, bukanlah perpecahan namun sebagai pemerkaya dinamika pemikiran dalam forum itu sendiri,” kata DEJ. (dev)

Loading Facebook Comments ...