Ternak Kambing Bantuan Pemkab Muaro Jambi Banyak yang Mati

Kadis
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Muaro Jambi, Zulkarnain. Foto: Uda/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM, Sengeti – Program bantuan ternak kambing yang diadakan Dinas Peternakan Muaro Jambi pada tahun anggaran 2017 lalu terindikasi bermasalah. Pasalnya, ternak kambing bantuan Pemkab Muaro Jambi itu banyak yang mati setelah disalurkan kepada penerima bantuan.

BACA JUGA: Polisi Buru Pembegal Sopir Batu Bara

Informasi yang dihimpun Jambiseru.com, kambing bantuan pemerintah yang mengalami kematian massal terjadi di Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan. Jumlah ternak kambing hasil bantuan yang mati di dua desa itu sebanyak 40 ekor.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Muaro Jambi, Zulkarnain, membenarkan bahwa bantuan ternak kambing yang diadakan 2017 memang ada yang mati. Namun, jumlahnya tidak sampai 40 ekor.

“Memang ada yang mati, tapi cuman 10 ekor. Kalau dak salah di Desa Kedotan,” kata Zulkarnain, Kamis (11/7/2019).

Zul menjelaskan bahwa, program pengadaan kambing pada dua tahun yang lalu disalurkan di empat desa. Masing-masing desa penerima adalah Desa Pulau Mentaro, Desa Maro Pijoan, Desa Talang Belido dan Desa Kedotan.

“Jumlah pengadaannya memang 40 ekor, masing-masing desa mendapat 10 ekor. Jadi yang mati itu di Desa Kedotan,” ujarnya.

Zul menyebut penyebab kematian kambing bantuan di Desa Kedotan karena salah urus. Kambing bantuan dilepas liarkan para penerima sehingga kambing mengalami kurang gizi. Dampak kekurangan gizi itu mengakibatkan kambing bantuan menjadi kurus dan akhirnya mati.

“Ternak kambing itu juga kebanyakan dikasih rumput, makanya jadi kurang gizi. Harusnya dikasih makan daun-daunan. Karena didaunan banyak mengandung obat-obatan,” sebut Zulkarnain berkilah.

BACA JUGA: Unja Klaim Belum Terima Setoran Parkir dari PT LAB

Lebih lanjut, Zul menerengkan bahwa, untuk di Desa Kedotan akhir akhir ini sering terkena banjir, sehingga peternak kesulitan mengambil rumput hijauan pakan. Padahal, ternak kambing setiap harinya memerlukan LK 96 jenis daun-daunan, agar dapat berkembang dengan sehat.(uda)

Loading Facebook Comments ...