Siswa SMP Digilir Waria, Karena Takut Videonya Disebar

Oknum Guru Olahraga Cabuli Siswinya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Jambi Seru – Seorang siswa SMP menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh waria. Parahnya, siswa SMP tersebut sempat digilir oleh waria. Kasus ini terjadi, lantaran korban takut videonya disebar oleh pelaku.

Kasus ini berawal saat korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Saat berkenalan, pelaku mengaku jika dirinya adalah seorang perempuan. Foto akunnya juga menggunakan foto perempuan.

Setelah hubungan bertambah akrab, akhirnya mereka saling bertukar nomor wa. Pelaku dan korban pun keram melakukan video call. Bahkan pelaku mengajak korban untuk melakukan tindakan mesum.

Bacaan Lainnya

Aksi dewasa yang dilakukan oleh korban kemudian direkam oleh pelaku. Hasil rekaman tersebutlah yang kemudian dijadikan bahan oleh pelaku untuk mengancam korban.

Pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut kalau tidak menuruti kemauan pelaku.

Ulah pelaku ini, oleh korban diceritakan kepada keluarganya. Oleh keluarga ditindak lanjuti dengan melaporkan ke polisi.

Informasi yang dihimpun suara.com (media partner jambiseru.com), kasus yang dialami korban ini, berawal dari perkenalan korban dengan pelaku melalui media sosial Facebook.

Ternyata teman berkenalan korban, nama pelaku yang ditampilkan di Facebook dengan nama perempuan.

Korban dan pelakupun kerab saling chat bahkan tukar nomo whatsApp, sehingga pelaku mengeluarkan jurus mautnya menjebak korban.

Pelaku sampai melakukan video call seks dengan korban, dengan memperagakan adegan yang tidak seharusnya dilakukan oleh anak masih di bawah umur.

Tanpa ada rasa khawatir dan takut akhirnya korban mengikuti permintaan pelaku.

Pelaku lalu merekam adegan yang diperagakan korban, keesokan harinya pelaku menghubungi korban dengan meminta korban untuk melayani teman korban.

Dibawah ancaman, kalau korban tidak menuruti pelaku akan menyebarkan video porno milik korban ke media sosial.

Adanya ancaman pelaku tersebut, korban panik mendengar ancaman pelaku dan terpaksa menuruti apa yang diinginkan pelaku.

Saat korban akan melayani teman pelaku, korban merasa takut, dan menceritakan kejadian tersebut ke keluarganya dan melaporkan ke polisi

”Memang betul kami bersama korban datang melapor ke Polres Lotim setelah sebelumnya ke Polsek,” kata salah seorang keluarga korban.

Jambi Berita Terkini, Indonesia Terbaru, dan entertainment film yang tayang di web Jambiseru.com, juga tayang di medsos Jambi Seru.

Pos terkait

banner pln