Lagi 5 Orang Teroris Diamankan Densus 88 Antiteror

  • Whatsapp
ilustrasi penangkapan terduga teroris
Ilustrasi penangkapan terduga teroris. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Sebanyak 5 orang teroris kembali diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri. Para teroris yang diamankan kali ini, merupakan teroris jaringan Jamah Islamiyyah.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan kelima terduga teroris ini diamankan di beberapa wilayah. Proses penangkapan berlangsung sejak 16 hingga 17 Agustus.

“Mereka ini kelompok JI,” kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (19/8/2021).

Ramadhan merincikan dari lima terduga teroris, dua di antaranya berinisial CA dan AF ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di wilayah Jawa Timur. Kemudian SAT ditangkap di Sulawesi Selatan.

“Ketiganya ini diamankan pada 16 Agustus 2021,” ujarnya.

Sementara dua terduga teroris lainnya ditangkap pada 17 Agustus 2021. Mereka, yakni AMR dan NW.

“AMR diamankan di Sumatera Utara. Kemudian NW di Maluku,” jelasnya.

Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya telah menangkap 48 terduga teroris jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76. Mereka ditangkap hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Ramadhan mengatakan puluhan terduga teroris itu ditangkap di 11 wilayah berbeda. Mereka diamankan sejak 12 hingga 15 Agustus 2021.

“Berdasarkan data yang dihimpun mulai Kamis, tanggal 12 sampai Minggu, 15 Agustus 2021 Densus 88 berhasil menangkap sebanyak 48 tersangka teroris di 11 wilayah Indonesia,” beber Ramadhan pada Senin (16/8) lalu.

Puluhan terduga teroris ini, terbagi dalam dua jaringan. Sebanyak 45 terduga teroris di antaranya tergabung dalam jaringan teroris JI dan tiga lainnya dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Rinciannya; enam ditangkap di Sumatera Barat, tiga di Jambi, tujuh di Lampung, lima di Banten, dan lima lainnya di Jawa Barat. Kemudian, 10 di Jawa Tengah, empat di Jawa Timur, dua di Sulawesi Selatan, satu di Maluku, dan satu di Kalimantan Barat.

Sementara, tiga terduga teroris JAD ditangkap di Kalimantan Timur.

“Saat ini penyidik dari Densus 88 masih terus bekerja dan terus mengejar tersangka lain,” pungkas Ramadhan. (tra)

Sumber : Suara.com (media partner Jambiseru.com)

Pos terkait