Viral Video Satu Keluarga Tewas Diduga Tertimbun Pakaian

  • Whatsapp
Tewas Diduga Tertimbun Pakaian
Viral Kronologi Satu Keluarga Meninggal Diduga Tertimbun Pakaian Dagangan. (Instagram/@info_kejadian_banjarmasin)

Jambiseru.com – Satu keluarga tewas diduga tertimbun pakaian dagangan mereka. Peristiwa itu dikabarkan terjadi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (10/9/2021).

Kejadian ini menjadi viral di media sosial. Salah satu akun yang membagikan peristiwa ini ialah akun Instagram @info_kejadian_banjarmasin.

Akun ini mengabarkan ada tiga orang meninggal dunia pada kejadian itu. Mereka tertimbun barang di dalam sebuah bangunan di Jalan Ratu Zaleha Samping Langgar Muhajirin, Banjarmasin sekitar pukul 21.30 WITA.

“Tiga orang dikabarkan tertimbun barang pakaian di dalam sebuah bangunan di Jl Ratu Zaleha Samping Langgar Muhajirin,” tulis akun tersebut sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com (media partner Jambiseru.com), Sabtu (11/9/2021).

“Mereka tertimbun pada Jumat (10/9) malam sekitar pukul 21.30 WITA. Dugaan sementara ketiga korban diperkirakan meninggal dunia,” tambahnya.

Akun tersebut turut membagikan video yang diduga merupakan tempat kejadian perkara atau TKP. Pada video, tampak sebuah ruangan sudah dipenuhi dengan pakaian dagangan yang berjatuhan.

Korban diduga ada di bawah timbunan dagangan itu. Seorang pria yang merekam TKP itu juga memberikan penjelasan soal kejadian itu.

Pria ini diduga adalah aparat keamanan. Dia memberikan laporan dari TKP soal keberadaan keluarga yang diduga tertimbun.

Dia menjelaskan kecurigaan berawal ketika anggota keluarga itu tidak bisa dihubungi. Saat didatangi rumahnya, tidak ada satu pun orang yang menyahut.

“Jadi kita telah menemukan orang yang diperkirakan tadi. Setelah ditelepon, dibangunin, dan didatangi rumahnya tidak ada orang dan tidak ada yang menyahuti,” kata pria ini pada video.

Situasi tersebut membuat warga terpaksa membongkar rumah. Mereka lalu menemukan ruangan yang dipenuhi dengan barang dagangan. Hal ini memicu dugaan korban terjatuh di tumpukan barang dagangannya sendiri.