Mantan Kapolsek Tewas di Bacok, Pelaku Kritis

  • Whatsapp
pisau
Ilustrasi orang memegang pisau. (Shutterstock)

Jambiseru.com – Seorang mantan kapolsek ditemukan tewas dibacok, namun disebelahnya pelaku juga dalam keadaan kritis. Leher pelaku mengalami luka sayatan seperti habis digorok.

Kejadian ini menimpa Mandor Edwar, warga Kalimantan Barat. Korban diketahui merupakan mantan kapolsek dengan pangkat terakhir AKP. Korban meninggal setelah terkena sabetan senjata tajam saat bergumul dengan MS.

Perkelahian antara Edwar dan MS ini terjadi di Parit Ambo Pinang, Desa Peniti Dalam Satu, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (8/9/2021) malam.

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP M Resky Rizal, ketika dikonfirmasi membenarkan terjadinya tindak pidana menghilangkan nyawa orang itu. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan diketahui, awalnya YL mendengar ada orang yang mengetuk pagar rumahnya. Lalu, YL memanggil orangtuanya yakni korban (Edwar),” kata Rizal kepada sejumlah media, Kamis (9/9/2021).

Lalu, sambung dia, Edwar keluar dan memastikan keberadaan sepeda motor yang ada di depan rumahnya.

Saat itu, Edwar mendapati seorang lelaki yang belakangan diketahui berinisial MS.

“Saat itulah, diduga korban ini dianiaya menggunakan senjata tajam jenis parang seleng hingga luka parah,” jelas Rizal.

Mendapatkan informasi itu, Satuan Reskrim Polres Mempawah bersama Polsek Segedong melakukan pengecekan ke lokasi.

Setibanya di lokasi pertama yakni di rumah korban, anggota kepolisian mendapati Edwar sudah bersimbah darah penuh dengan luka.

“Kemudian, di lokasi kedua ditemukan terduga pelaku berinisial MS dengan kondisi luka sabetan di leher,” terangnya.

Selanjutnya, Edwar maupun MS dievakuasi ke Puskesmas Jongkat untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, korban Edwar dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Pos terkait