Bungkus Sate dan Jaket Penyebab Kasus Sate Sianida Terungkap

  • Whatsapp
sate
Ilustrasi sate. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Polisi berhasil mengungkap kasus sate sianida di Bantul, Yogyakarta. Ternyata, bungkus sate dan jaket menjadi alat bukti yang menyebabkan polisi bisa ungkap kasus tersebut. Pelaku pun akhirnya berhasil ditangkap.

Berdasarkan data di Polres Bantul, diketahui pelaku bernama Nani Aprialliani Nurjaman (25), alias NA asal Majalengka, Jawa Barat. Motifnya, pelaku sakit hati karena Tomy, sasaran utama sate ayam beracun, karena tidak jadi menikahinya.

Bacaan Lainnya

Direskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudy Satria mengatakan, bungkus sate dan jaket berwarna krem menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kasus ini.

“Salah satu kunci memakai jaket warna krem tapi sudah dibuang. Itu menjadi salah satu kunci penangkapan. Sama bungkus sate bisa menunjukkan tempat di mana beli satenya, ketemulah rangkaian saksinya ini,” kata Burkan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Dari bungkus sate itu, polisi mendatangi tempat penjualnya untuk memeriksa apakah pelaku NA pernah membeli sate di tempat tersebut.

Penjual sate tersebut membenarkan bahwa yang bersangkutan pernah membeli di tempatnya pada hari yang sama dengan kejadian.

Sebelumnya, polisi mengantongi ciri pelaku dari rekaman CCTV dan keterangan pengemudi ojek online yang menerima orderan takjil sate itu di kawasan Gayam atau Stadion Manggala Krida.

Menurut driver ojol, Bandiman (47), pengirim merupakan perempuan muda berusia 20 hingga 25 tahun, saat itu memakai jilbab. Saat memberikan orderan sate, pelaku tidak memakai masker dan mengendarai motor.

Orderan dilakukan tanpa aplikasi. Bandiman saat itu disuruh memberikan takjil sate ayam kepada Tomy, warga Kasihan, Bantul. Pelaku berpesan, takjil itu “dari Hamid dari Pakualaman”.

Saat disampaikan ke rumah Tomy, istri Tomy menolak menerima takjil karena tidak mengenal pengirim. Tomy yang sedang tidak ada di rumah, saat dikontak, juga mengaku tidak kenal.

Sate lantas disarankan dibawa pulang Bandiman saja. Bandiman lalu memakan bersama keluarganya dan anak lelakinya meninggal akibat memakan sate bersama bumbunya. (tra)

Sumber : kumparan.com

Pos terkait