Tak Hanya Jakarta, Tungkal dan Tanjab Timur Juga Rawan Tenggelam

  • Whatsapp
Tungkal dan Tanjab Timur Juga Rawan Tenggelam
Peta interaktif Climate Central untuk mengetahui wilayah yang terancam tenggelam. Foto: Climate Central

Jambiseru.com – Ternyata tak hanya Jakarta yang diprediksi bakal tengelam dalam 10 tahun ke depan. Ada 112 kabupaten/kota di Indonesia diprediksi mengalami nasib yang sama. Termasuk Kota Kuala Tungkal di Kabupaten Tanjab Barat dan beberapa daerah Tanjab Timur.

Ketua Lembaga Riset Kebencanaan IA-ITB, Heri Andreas, mengatakan, dirinya melihat ada banyak potensi besar kota lain juga terancam tenggelam. Wilayah Kota Pekalongan, Semarang dan wilayah pesisir Demak memiliki potensi tenggelam.

Menurutnya, secara keseluruhan terdapat 112 kabupaten/kota yang mempunyai risiko yang sama.

“Dalam 10 tahun ke depan jika tidak ada upaya manajemen risiko yang baik, maka prediksi tenggelamnya wilayah-wilayah ini akan lebih pasti dibandingkan Jakarta,” jelas Heri yang juga Ketua Laboratorium Geodesi ITB dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021).

Pernyataan Heri juga sejalan dengan riset yang dilakukan oleh Climate Central, lembaga non-profit independen yang konsen dengan perubahan iklim. Climate Central merancang peta interaktif yang menunjukkan efek kenaikan permukaan laut.

Peta berbasis web tersebut menggunakan model CoastalDEM dengan dataset yang berasal dari radar satelit selama misi NASA pada tahun 2000. Para ilmuwan memakai data tersebut dan memprosesnya dengan machine learning untuk melihat perubahan ketinggian permukaan laut di kota-kota pesisir dunia, termasuk Indonesia.

Untuk melihat peta interaktif bisa mengunjungi coastal.climatecentral.org/map. Peta tersebut memungkinkan pengguna memilih negara mana yang akan terpengaruh oleh peningkatan risiko banjir dan juga pilihan tahunnya, mulai dari 2030.

Dalam peta, terlihat beberapa kota-kota pesisir di Indonesia ditandai dengan warna merah, yang artinya lokasi tersebut berada di bawah permukaan air atau terancam tenggelam di tahun yang dipilih, misal 2030.

Selain sejumlah wilayah di Jakarta, seperti daerah Pantai Indah Kapuk, Kota Tua, Ancol, Monas, Kalideres, hingga wilayah Bekasi, dan Tangerang, kawasan pesisir Provinsi Jambi juga termasuk zona merah di peta tersebut.

Beberapa daerah di Provinsi Jambi yang diprediksi bakal tenggelam tersebut seperti Kecamatan Nipah Panjang, Mendahara dan Kota Kuala Tungkal.

Masyarakat dibuat heboh dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang menyinggung prediksi Jakarta bakal tenggelam 10 tahun ke depan. Proyeksi Biden tersebut berdasarkan dampak perubahan iklim, berupa naiknya permukaan laut dan tanah di Jakarta terus mengalami penurunan atau land subsidence.

Sebelumnya, Pernyataan Joe Biden cukup menghebohkan publik. Dia memprediksi, Jakarta akan tenggelam dalam 10 tahun mendatang. Ternyata prediksinya tersebut tidak jauh berbeda dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA). NASA juga memperingatkan bahwa wilayah Jakarta beserta pulau reklamasi masuk dalam kota pesisir yang terancam tenggelam oleh banyak faktor.

NASA mengungkap meningkatnya permukaan air laut dan pemompaan air tanah secara luas akan menyebabkan wilayah kota akan cepat tenggelam. Menurut beberapa perkiraan, sebanyak 40 persen wilayah kota Jakarta sekarang berada di bawah permukaan laut. (tra)

Sumber : Kumparan.com

Pos terkait