Polisi Penembak Laskar FPI Positif Covid, Sebelumnya Temannya Meninggal

  • Whatsapp
Polisi Penembak Laskar FPI
Satu dari 3 Polisi yang Tembak Mati Laskar FPI Terpapar Covid-19. (Ist)

Jambiseru.com – Setelah sebelumnya ada yang meninggal akibat kecelakaan, sekarang giliran satu dari tiga polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI) dinyatakan positif Covid-19. Karena sakit, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri akhirnya menunda pelimpahan berkas perkara berikut barang bukti dan tersangka kasus dugaan Unlawful Killing Laskar FPI itu ke Kejaksaan.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan pelimpahan tahap dua itu rencananya akan dilakukan sampai tersangka dinyatakan negatif Covid-19.

“Karena tersangka salah satunya kena covid, untuk pelimpahan tahap dua menunggu salah satu tersangka negatif,” kata Argo kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Dalam perkara ini, penyidik Polri telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya merupakan anggota Polda Metro Jaya berinisial F, Y dan EPZ. Namun, salah satu tersangka berinisial EPZ telah meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal.

Tersangka F dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Dia diduga sebagai tersangka yang menembak Laskar FPI hingga tewas.

Pasal 338 KUHP itu sendiri berbunyi ‘Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.’

Sedangkan tersangka Y dijerat dengan Pasal 56 KUHP. Dia berperan sebagai sopir saat peristiwa itu terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Pasal 56 KUHP itu sendiri berbunyi; Dihukum sebagai orang yang membantu melakukan kejahatan:
Barangsiapa dengan sengaja membantu melakukan kejahatan itu;

Barangsiapa dengan sengaja memberikan kesempatan, daya upaya, atau keterangan untuk melakukan kejahatan itu. (tra)

sumber : suara.com (Media Partner Jambiseru.com)

Pos terkait