Pemerintah Diminta Perbanyak Laboratorium Untuk Tes Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Pemerintah Diminta Perbanyak Laboratorium Untuk Tes Corona

Jambiseru.com – Kian bertambahnya kasus pasien suspect Corona, dan kurangnya laboratorium untuk tes Corona, menjadi perhatian Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). IDI pun meminta pemerintah, untuk memperbanyak laboratorium di Indoensia. Ini dilakukan untuk mempermudah dokter melakukan tes pasien.

Bacaan Lainnya

Dengan banyaknya laboratorium tersebut, seluruh rumah sakit di Indonesia tidak akan bergantung lagi hanya pada Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan. Karena saat ini untuk pemeriksaan dan penelitian sampel se-Indonesia masih dilakukan di satu laboratorium saja.

“Kalau bisa kita PB IDI juga sudah merekomendasikan, mengirim surat kepada pemerintah agar supaya laboratorium yang untuk bisa melakukan tes VCR untuk virus SARS COVID ini diperbanyak. Jadi tidak hanya satu lab,” kata Satgas Waspada dan Siaga NCOF PB IDI, Erlina Burhan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Baca Juga : Jokowi Sebut Sudah Dua Orang Pasien Corona Meninggal Dunia

Erlina berpandangan, jumlah laboratorium perlu ditambah menyusul semakin banyaknya pasien positif corona.

“Karena bilamana ini menjadi wabah yang cukup luas, makin banyak masyarakat yang terjangkit, maka kita memerlukan laboratorium lebih dari satu. Jadi memang usul kami dari PB IDI adalah supaya laboratorium ditambah untuk bisa melakukan pemeriksaan ini,” kata Erlina.

Sementara itu, terkait tenaga medis dan kesiapan rumah sakit dalam menanganai pasien positif corona, Erlina menilai sudah cukup baik, terlebih untuk rumah sakit rujukan corona di Jakarta.

Kendati begitu, ia sendiri tidak mengetahui apakah rumah sakit di daerah memiliki fasilitas serupa di Jakarta atau tidak.

“Kalau dokternya mungkin secara umum itu sudah bisa menangani ini, yang masalah adalah fasilitas. Tapi saya tidak tahu, tidak bisa bicara tentang fasilitas di Indonesia seperti apa di tempat lain. Tapi kalau di Jakarta, saya tinggal di Jakarta dan saya tahu ketiga rumah sakit rujukan yang di Jakarta itu sudah oke. Tapi kalau di daerah saya tidak tahu, mungkin lebih baik ditanyakan ke Kemenkes,” kata dia. (Tra)

Artikel ini sudah tayang di Suara.com (media partner Jambiseru.com dengan judul: IDI Minta Pemerintah Perbanyak Laboratorium Untuk Tes Corona”

Pos terkait