Rencana Direhab Pasca Diperkosa, Gadis Ini Malah Diperkosa Lagi

  • Whatsapp
Ilustrasi persetubuhan. (Ist)
Ilustrasi persetubuhan. (Ist)

Rencana Direhab Pasca Diperkosa, Gadis Ini Malah Diperkosa Lagi

JAMBISERU.COM – Nasib tragis dialami seorang bocah perempuan berusia 14 tahun di Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Gagal Mencuri, A Dihajar Massa dan Ditangkap Polisi

Keinginannya pulih dari trauma akibat kejahatan seksual beberapa waktu lalu, justru berakhir tragis.

N, putri dari S (50), diduga telah diperkosa berulang kali oleh oknum pejabat di jajaran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Tak hanya dipaksa melayani nafsunya, oknum berinisial D itu juga diduga menjual N kepada lelaki lain. Mirisnya, D tak lain merupakan pejabat utama di P2TP2A setempat. Dugaan tindak kejahatan seksual ini telah dilaporkan ayah N ke kepolisian.

Cerita ini bermula saat S menitipkan N ke P2TP2A Lampung Timur pada Maret 2020 lau. Kala itu, N sangat membutuhkan pemulihan setelah diperkosa beberapa waktu lalu. N diantar langsung oleh ayahnya. S berharap N lekas pulih dan dapat kembali beraktivitas normal.

Namun sayang, harapan S justru berbalas keji. Selama berbulan-bulan, N mengaku mengalami perlakuan bejat dari D. Setidaknya sudah lima kali perbuatan itu dilakukan terhadap N. D diduga mengintimidasi N bila buka suara atas perlakuan yang dialaminya.

Namun karena tidak tahan lagi, N akhirnya melapor ke pamannya. Tak lama kemudian, kabar ini sampai ke telinga ayahnya langsung, S.

Bahkan belakangan terdengar kabar bahwa aksi tak senonohnya itu juga diduga sempat direkam sendiri oleh D.

“Anak saya diancam makanya gak berani ngomong sama saya,” ujar S kepada wartawan.

Setelah kasus ini mencuat, berbagai kalangan sontak menyampaikan kutukan dan pendampingan hukum kepada N. Jika kasus ini memang terbukti, maka ulah D telah mencoreng nama baik negara.

Aktivis perlindungan anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, D harus mendapat hukuman setimpal bila terbukti memperkosa serta memperdagangkan anak yang seharusnya dia lindungi.

“Dan bahkan dapat diancam dengan hukuman seumur hidup karena dilakukan oleh orang yang sesungguhnya memberikan perlindungan namun justru melakukan tindakan yang sangat menjijikkan dan biadab,” ujar Arist melalui pernyataan tertulis kepada indozone.id.

Arist menambahkan, Polda Lampung mesti menuntaskan kasus ini secara serius. Dia juga meminta penyidik untuk tidak segan menerapkan pasal berlapis terhadap pelaku.

Untuk mengawal kasus tersebut, kata Arist, Komnas Perlindungan Anak segera membetuk Tim Rehabilitasosial Sosial Korban dengan melibatkan LBH Lampung serta LPA setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, D diduga sudah lebih dari sekali menjual B kepada pria hidung belang. Satu di antara mereka bertugas pegawai rumah sakit di Lampung.

Baca Juga : Update Corona Jambi, Pasien Positif 121, Sembuh 81, Meninggal 1

N mengaku dijemput D untuk selanjutnya dibawa ke hotel untuk melayani nafsu lelaki tersebut.

Menurut N, dirinya diberi uang senilai Rp 700 ribu dari pelaku setelah menikmati tubuhnya. Sebagian dari uang itu, kata N, akan diberi untuk D. (*)

Sumber: Indozone.di

Pos terkait