Delapan Fraksi DPRD Muaro Jambi Sampaikan Pandangan Umum

  • Whatsapp

Delapan Fraksi DPRD Muaro Jambi Sampaikan Pandangan Umum

JAMBISERU.COM – Sidang paripurna pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Muaro Jambi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 kembali digelar DPRD Muaro Jambi, Kamis (2/7/2020).

Bacaan Lainnya

Agenda sidang paripurna kali ini berupa penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda pertanggungjawaban APBD 2019 yang sehari sebelumnya telah disampaikan pemerintah kepada DPRD Muaro Jambi.

Sebanyak 8 fraksi yang ada di DPRD Muaro Jambi tampil ke podium secara bergiliran untuk menyampaikan pandangan umum fraksi masing-masing. Adapun ke-8 fraksi tersebut adalah Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra dan Fraksi PPP, dan Fraksi Nasdem – Sejahtera.

Fraksi yang tampil perdana dalam penyampaian pandangan umum ini adalah Fraksi DPI Perjuangan. Pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan dibacakan langsung oleh Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Baijuri, Sag.

Fraksi PDI Perjuangan secara umum melihat bahwa pengelolaan keuangan Pemkab Muaro Jambi sudah cukup baik. Pemkab Muaro Jambi telah berhasil meraih 6 kali opini WTP dari BPK RI, dan 4 kali opini WTP tersebut didapat secara beruntun.

Meskipun pengelolaan keuangan Pemkab Muaro Jambi dinilai telah cukup baik, Fraksi PDI Perjuangan tetap memberikan masukan berupa evaluasi agar roda pemerintahan Pemkab Muaro Jambi semakin baik.

“Evaluasi itu terkait masih kurang maksimalnya realisasi pada laporan pos pendapatan daerah, pada belanja dan transfer daerah maupun terhadap angka SILPA tahun anggaran 2019 yang mencapai Rp.96 miliar 590 juta,” kata Baijuri membacakan pandangan umum fraksinya, Kamis (2/7/2020).

Terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan sebanyak 6 poin dalam pandangan umumnya.

Poin-poin yang disampaikan PDI Perjuangan berupa permintaan penjelasan dari pemerintah terkait target pendapatan restribusi daerah, serapan belanja modal dan belanja operasi yang kurang maksimal, aset Pemkab Muaro Jambi, pelaporan kas, optimalisasi pendapatan dari BUMD hingga capaian penurunan angka kemiskinan di Muaro Jambi melalui program bedah rumah.

Usai giliran Fraksi PDI Perjuangan, fraksi-fraksi lainnya secara bergiliran menyampaikan pandangan umum melalui ketua fraksi maupun para juru bicaranya.

Setelah seluruh fraksi mendapat giliran, sidang paripurna ini akhirnya diskors Ketua DPRD Muaro Jambi, Yuli Setia Bakti.

Sidang paripurna akan kembali dilanjutkan pada Jumat (3/7/2020), dengan agenda jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi.(uda)

Pos terkait