Arus yang Terlihat Tenang, Sungai Batanghari Kembali Telan Korban Jiwa

JAMBISERU.COM, Jambi – Arus yang terlihat tenang mendadak menjadi musibah bagi Abi Mayu (8), Alexandra (16) dan Toni (27). Ketiganya tenggelam di Sungai Batanghari, Provinsi Jambi, Minggu (11/8/2019) lalu.

Selengkapnya: Breaking News! 40 Jam Tenggelam, Warga Muaro Jambi Ditemukan Mengambang

Setelah lebih dari 24 jam pencarian, akhirnya ketiganya ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Nahas, mereka ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Pertama, jasad Alexandra Pelajar SMK Negeri 3 Kota Jambi ini ditemukan, Senin (12/8/2019) malam sekira Pukul 23.15 WIB. Selang lima jam kemudian, jasad Abi Mayu juga ditemukan, Selasa (13/8/2019) sekira pukul 04.00 wib dini hari oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, Damkar dan masyarakat pada radius 1,2 km dari tempat kejadian di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

Selengkapnya: Bocah Korban Tenggelam di Desa Malapari Ditemukan

Terakhir jasad Toni (27) warga Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi, juga ditemukan dalam keadaan mengambang, Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 07.00 WIB dengan posisi tubuh telungkup di pinggir Sungai Batanghari, 3 Kilometer dari lokasi kejadian. Masih berpakain lengkap, terlihat korban memakai baju berwarna abu-abu dan celana warna biru.

Sebelumnya, Dwy Yoga Saputra (13) pelajar MTs Kelas I Nurul Ihsan Warga RT 03 Dusun Simpang Desa Teluk Kayu Putih Kecamatan Vll Koto Kabupaten Tebo, juga hilang di Sungai Batanghari, Jum’at (9/8/2019) lalu sekira pukul 17.30 Wib.

Selengkapnya: Alexandra, Korban Tenggelam di Pantai Aur Duri Akhirnya Ditemukan

Ia akhirnya ditemukan warga bersama Tim Rescue Pos SAR dan BPBD Tebo di Pulau Sangkil Desa Sungai Abang, Minggu (11/8/2019).

Ya, sungai terpanjang di Pulau Sumatera ini sudah sering kali menelan korban jiwa. Untuk itu, kita harus selalu waspada jika beraktivitas atau sekedar melepas lelah di sungai sepanjang 800 km ini. (tim)

Loading Facebook Comments ...