JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperkuat pembangunan karakter masyarakat melalui peningkatan nilai-nilai religius demi mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia, khususnya pada aspek agamis. Komitmen ini direalisasikan lewat gelaran Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Majelis Bahagia Bersholawat tingkat kelurahan se-Kota Jambi periode 2026–2029 di Maulidia Convention Center, Selasa malam (08/09/2026).
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus. Mengusung tema “Memperbanyak Sholawat Bentuk Kecintaan Kita kepada Rasulullah SAW Menuju Kota Jambi Bahagia,” kegiatan ini turut menghadirkan penceramah Habib Segaf bin Abdul Qodir dari Probolinggo.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua TP PKK sekaligus Pembina Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi H. M. Kholis, S.Ag., M.Pd., Ketua Umum MUI Kota Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar US, M.Pd., Ketua BAZNAS Kota Jambi Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., serta unsur Forkopimda dan jajaran Pemkot Jambi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan organisasi keagamaan yang memeriahkan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Ia menjelaskan bahwa program Bahagia Bersholawat merupakan bagian dari implementasi visi Kota Jambi Bahagia yang bertumpu pada empat nilai utama: Bersih, Aman, Harmoni, dan Agamis.
“Kebersihan terus kita benahi melalui tata kelola sampah dan pembersihan TPS liar. Keamanan didukung pemasangan ribuan CCTV di tingkat RT, sementara keharmonisan dijaga lewat kekompakan warga. Aspek agamis sendiri diperkuat melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Majelis Bahagia Bersholawat,” ujar Maulana.
Maulana berharap seluruh organisasi keagamaan, camat, dan lurah dapat bersama-sama menghidupkan tradisi bersholawat di setiap kelurahan. Ia menekankan agar wadah ini tidak sekadar menjadi tempat bersholawat, tetapi juga sarana bertaklim, belajar ilmu agama, serta berkolaborasi dengan BAZNAS dan MUI.
Pada kesempatan yang sama, Maulana juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk melaksanakan shalat Istisqa pada hari Kamis mendatang di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi. Salat sunnah ini diinisiasi sebagai ikhtiar dan doa bersama memohon turunnya hujan guna mengatasi kondisi kemarau serta kabut asap yang melanda wilayah Jambi.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Segaf bin Abdul Qodir memaparkan tiga pesan utama keteladanan Nabi Muhammad SAW. Pertama, pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan daerah tempat tinggal. Kedua, memperkuat ukhuwah Islamiyah dengan memposisikan sesama umat Islam bagaikan satu jasad yang saling membantu. Ketiga, senantiasa menjadi pribadi yang rendah hati, gigih memperbaiki diri, serta bertaubat atas segala dosa di masa lalu.
Melalui pembentukan Majelis Bahagia Bersholawat di seluruh kelurahan ini, Pemkot Jambi optimis tradisi keagamaan dan semangat kebersamaan masyarakat akan semakin mengakar, sekaligus memperkokoh fondasi Kota Jambi Bahagia yang Bersih, Aman, Harmoni, dan Agamis. (ris)











