Update Terbaru Corona di Indonesia, Sudah 191 Orang Meninggal Dunia

virus-corona-di-china
Ilustrasi

Update Terbaru Corona di Indonesia, Sudah 191 Orang Meninggal Dunia

Jambiseru.com – Jumlah pasien positif dan angka kematian akibat virus Corona di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Dari data yang diumumkan pemerintah, di seluruh Indonesia sudah ada 2.092 kasus positif Corona. Selain itu, angka pasien yang meninggal juga telah mencapai 191 orang.

Dikatakan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, terjadi penambahan 106 kasus positif Corona di Indonesia. Jumlah kematian dan juga angka kesembuhan juga mengalami peningkatan. Data tersebut merupakan data yang masuk pada Sabtu (4/4/2020).

“Kita masih prihatin masih terjadi penambahan kasus untuk konfirmasi positif 106 kasus, sehingga menjadi 2.092 kasus konfirmasi positif dengan tes menggunakan molekuler,” kata Yuri saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Tiba di Jambi, 15 Calon Perwira Diisolasi Mandiri di SPN

Achmad Yurianto menjelaskan, untuk pasien yang meninggal akibat Corona, jumlahnya bertambah 10 orang. Sehingga saat ini jumlahnya mencapai 191 orang. Dengan begitu, angka korban jiwa akibat Corona masih terus bertambah.

Sementara untuk jumlah orang yang dinyatakan telah sembuh, juga mengalami penambahan. Saat ini, jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 150 orang.

“Kita bersyukur ada 16 saudara kita yang sudah sembuh, pemeriksaan negatif dan 2 kali berturut turut sehingga bisa dipulangkan, total menjadi 150 orang,” kata Yuri.

Ditegaskan Yuri, kondisi pasien yang sudah sembuh ini baik dan tidak perlu dikhawatirkan menularkan penyakit. Bahkan dirinya juga yakin, 150 orang yang sembuh ini memiliki imunitasterhadapcovid-19.

Pada hari sebelumnya, tercatat ada 1.986 kasus positif. Itu berdasarkan penghitungan Jumat (3/4/2020). Dari jumlah tersebut, korban meninggal mencapai 181 jiwa, dan yang sembuh 134 orang.

Terkait virus Corona ini, Presiden Joko Widodo juga telah menerbitkan Keppres No. 11 tahun 2020 dalam menanggulangi virus corona. Keppres tersebut berisi penetapan status Kedaruratan Kesehatan akibat pandemi corona di Indonesia berdasarkan UU No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kemudian, Presiden Jokowi juga menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020. PP itu mengatur soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di suatu daerah guna menekan laju penularan virus corona.

Nantinya, berdasarkan PP tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menetapkan suatu daerah untuk memberlakukan PSBB. Penetapan juga harus melalui pertimbangan Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Namun, sejumlah pihak mengkritik langkah pemerintah dan menuntut agar diterapkan suatu karantina wilayah, bukan PSBB. (tra)

Sumber: cnnindonesia.com

Pos terkait