MUARO JAMBI, Jambiseru.com – KPU Muaro Jambi telah melakukan pemetaan wilayah yang bakal menjadi rawan konflik pada Pilkada serentak 2024 ini.
Komisioner KPU Muaro Jambi Divisi Hukum dan Pengawasan, Supriadi mengatakan, dari hasil pemetaan saat ini, wilayah perbatasan dengan kabupaten menjadi rawan konflik Pilkada.
“Seperti Muaro Jambi berbatasan dengan Batanghari, Muaro Jambi-Kota Jambi,” katanya.
Dikatakan Supriadi, hal ini pun menjadi perhatian khusus KPU Muaro Jambi. Pihaknya pun melakukan langkah-langkah supervisi bersama badan Adhoc agar memetakan sampai hari H nanti potensinya seperti apa.
“Kami benar-benar memastikan bahwa pemilih secara dejure memiliki identitas kependudukan Muaro Jambi terakomodir di daftar pemilih. Kalau yang tidak terakomodir ya tidak kami masukkan ke dalam daftar pemilih,” sebutnya.
Selain pemetaan daerah rawan konflik, KPU Muaro Jambi juga telah memetakan daerah rawan banjir dan partisipasi pemilih.
Kata dia, untuk daerah rawan bencana berada di daerah aliran Sungai Batanghari.
“Seperti desa-desa yang ada di Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu dan Kecamatan Sekernan,” katanya.
Sementara, untuk daerah rawan rendahnya partisipasi pemilih berada di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. (uda)












