Jelang Idul Adha 2022: Kasus PMK di Batanghari Terus Meningkat

Kasus pmk di Batanghari
Kasus pmk di Batanghari. Foto: Rizki/Jambiseru.com

Jambi Seru – Peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) jelang mendekati Hari Raya Idul Adha di Bumi Serentak Bak Regam trus mengalami peningkatan. Saat ini sudah sebanyak 203 ternak yang terindikasi terpapar virus.

“Iya, saat ini kasus PMK terus berkembang dan telah menyerang 20 Desa dan Kelurahan yang ada di tujuh kecamatan di Kabupaten Batanghari dengan jumlah hewan yang terpapar sebanyak 203 ekor, dari minggu lalu hanya 109 ekor yang terpapar,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan Dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Tuanku Hafiq, Rabu (6/7/2022).

Dikatakan Hafiq, Satgas Unit Respon Cepat (URC) Penyakit Mulut dan Kuku Kabupaten Batanghari saat ini gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak masyarakat di daerah setempat.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan data tersebut, saat ini sudah ada sekitar 79 ekor hewan yang sudah sembuh, sementara 105 masih sakit dan 19 ekor lainnya dipotong dengan syarat,” tuturnya.

Disebutkan Hafiq, untuk penyebarannya ada di Tujuh Kelurahan dan 13 Desa, yang ada di Tujuh Kecamatan, diantaranya, Kecamatan Bajubang, Muara Bulian, Muara Tembesi, Maro Sebo Ulu, Mersam, Pemayung dan Kecamatan Batin XXIV.

“Untuk Kecamatan Maro Sebo Ilir masih berstatus zona hijau, dikarenakan masih nol kasusnya,” ujarnya

Dilanjutkan Hafiq, dengan melihat kondisi saat ini pihak satgas akan memperketat lalu lintas ternak di wilayah ini. Serta selalu membuka pelayanan di Posko PMK yang berpusat di Disbunak.

“Kita akan terus memberikan edukasi ke masyarakat supaya daerah yang status hijau tidak terinferksi kasus PMK,” jelasnya.

Jambi Berita Terkini, Indonesia Terbaru, dan entertainment film yang tayang di web Jambiseru.com, juga tayang di medsos Jambi Seru.

Pos terkait

hut ri hut tanjabar banner pln