Teledor Dalam Penganggaran, TPP ASN Dinkes Muaro Jambi Telat Cair

  • Whatsapp
TPP ASN Dinkes Muaro Jambi
Foto ilustrasi. (Ist)

Jambiseru.com – Tenaga ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dipastikan tidak akan menerima uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk bulan Juli. Masalahnya, anggaran TPP yang tersedia di Dinkes Muaro Jambi tidak mencukupi.

Kuat indikasi pihak Dinkes kurang teliti mengalokasikan jumlah anggaran di APBD Tahun Angaran 2021.

Kabar tentang penundaan pembayaran TPP di lingkungan Dinkes Muaro Jambi ini telah tersebar kepada para ASN di seluruh wilayah Muaro Jambi. Rata-rata para ASN itu mengungkapkan kekecewaan. Soalnya, TPP itu telah lama dinanti dan sangat berarti dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami sudah mendapat pemberitahuannya melalui group Whatsapp, jelas kami sangat kecewa. Apalagi tahun ini TPP yang dianggarkan itu kan cuman 7 bulan. Nah, TPP yang bulan ke-7 malah tidak cair. Tentu kami sangat kecewa,” kata salah satu tenaga kesehatan yang meminta namanya dirahasiakan kepada Biru (Jambiseru.com), Selasa (24/8/2021).

ASN ini tidak yakin TPP bulan ke-7 akan dibayarkan sesuai janji yang disampaikan pihak Dinkes Muaro Jambi melalui pemberitahuan group whatsaap. Sikap pesimis itu tidak lepas dari situasi keuangan pemerintah daerah yang kurang memungkinkan.

“Dalam pemberitahuan itu memang pihak Dinkes menawarkan solusi pembayaran melalui ABT. Tentu kita pesimis, kalau tidak disetujui atau anggarannya tidak ada bagaimana? Bisa dijamin ngak pasti disetujui. Makanya kita kecewa sekaligus pesimis dengan janji tersebut,” katanya lagi.

Terkait TPP ASN, Pemda Muaro Jambi sendiri telah menggarkan uang TPP bagi para ASN di APBD Tahun Anggaran 2021. Uang TPP yang dianggarkan itu untuk alokasi 7 bulan. Sayang, kesempatan ini malah sia-sia. Dinkes Muaro Jambi terkesan teledor dalam penganggaran.

Jumlah uang TPP yang dianggarkan malah mengalami kekurangan dibandingkan jumlah yang harus dibayarkan.

Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Afifudin membenarkan adanya permasalahan pada proses pembayaran TPP para ASN di Lingkungan Dinas Kesehatan Muaro Jambi untuk bulan Juli.

Dinkes Muaro Jambi tidak bisa melakukan pembayaran karena jumlah anggaran yang tersedia mengalami kekurangan dibandingkan dengan jumlah yang harus dibayarkan.

“Jumlah anggaran yang tersedia kurang dibandingkan jumlah yang harus dibayarkan, tapi Insyaallah September bisa dicairkan,” kata Afifuddin saat dikonfirmasi Biru, Selasa (24/8/2021) malam.

Dalam permasalahan ini, Afifuddin menunjukkan kesan pembelaan diri. Dia sama sekali tidak mengakui adanya kesalahan dalam penggangaran maupun perencanaan. Padahal, data jumlah ASN maupun besaran TPP di lingkungan Kabupaten Muaro Jambi sangat jelas dan nyata. Namun, Afifuddin tetap saja berdalih dengan segala alasannya.

“Ngak juga, jumlah ASN itu begitu dinamis mutasinya. Kalau dulu contohnya, TPP Kadis dan sekretaris satu orang, sekarang mulai Februari sekretaris TPP sendiri, Kadis TPP sendiri karena sudah definitif dan sebagainya. Jadi tidak bisa disalahkan perencanaannya, ngak perlu sedetail itu, itu sangat teknis untuk konsumsi publik,” sebut Afifuddin beralasan. (uda)