Diduga Depresi, Pria di Bungo Nekat Lompat dari Jembatan Simpang Jambi

  • Whatsapp
Pria di Bungo Nekat Lompat
Persiapan pencarian korban yang lompat dari jembatan Simpang Jambi. Foto: Uda/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Seorang pria asal Kabupaten Bungo dilaporkan tenggelam di Sungai Batang Tebo. Ini terjadi setelah dirinya melopat dari jembatan Simpang Jambi ke dalam sungai. Diketahui Korban bernama Jumawan (46), warga Kabupaten Bungo, Jambi.

Kepala Kantor Basarnas Jambi, Abdul Malik dalam keterangan persnya menyebutkan, pihaknya mendapatkan kabar tenggelamnya seorang pria pada Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 16.10 WIB.

“Setelah kita menerima info tersebut, Basarnas Jambi melalui Pos SAR Bungo langsung bergerak menuju Lokasi yang berjarak Kurang lebih 8 KM atau 20 menit,” jelasnya.

Untuk melakukan pertolongan, Tim Basarnas membawa beberapa peralatan ke lokasi, seperti rescue truck, perahu karet, HP satelit, peralatan water rescue, peralatan medis, dan peralatan komunikasi.

Dijelaskan Abdul Malik, jika berdasarkan keterangan saksi, korban melompat dari atas jembatan sekitar pukul 23.30 WIB. Saksi saat itu tengah memancing di sungai dan melihat korban melompat dari atas jembatan.

“Awalnya saksi mengira korban mau berenang. Tapi usai memancing, saksi masih melihat kendaraan korban masih berada di sana. Saat itulah saksi langsung melaporkan kejadian tenggelam itu,” terang Abdul Malik.

Ia juga mengungkapkan, korban nekat melompat dari atas jembatan Simpang Jambi karena diduga depresi.

“Korban diduga depresi karena ditinggal anaknya pergi ke Jawa,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro mengatakan, korban diduga mengalami ODGJ.

“Korban ini apakah diduga tenggelam, atau kah meninggalkan motornya dan berjalan kaki sendiri karena korban mengalami ODGJ. Itu masih kita tindak lanjuti. Kita masih melakukan penelusuran. Kita juga masih mengumpulkan saksi-saksi yang melihat kejadian ini belum ada. Cuma saksi diduga mendengar sesuatu,” katanya.

“Kita juga minta kepada masyarakat yang melihat informasi identitas orang hilang ini yang diduga tenggelam ataupun ditemukan di jalan agar memberitahu informasi ini,” tambahnya.

Tim Basarnas pun telah melakukan upaya pencarian dengan jarak tempuh 1 kilometer. (uda)