Selain Zona Merah-Oren Covid-19 di Jambi, Boleh Adakan Sholat Idul Adha di Masjid

  • Whatsapp
Zona Merah-Oren Covid-19 di Jambi
Surat edaran himbauan bersama kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, MUI, Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi. Foto: Doni/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun 1442 H/2021 M di Masjid boleh diadakan di Provinsi Jambi. Namun, tidak untuk wilayah zona merah dan oren Covid-19.

Berdasarkan surat edaran himbauan bersama kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, MUI, Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi, bagi daerah yang berada pada zona merah dan orange, Sahalat Hari Raya ldul Adha dapat dilaksanakan di rumah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada beberapa point penting untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha Tahun 1442 H/2021 dan Pemotongan Hewan Qurban :

1. Umat Islam dapat melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid, Mushalla atau lapangan terbuka dengan tetap memperhatikan “Protokol Kesehatan” secara ketat.

2 Bagi Daerah yang berada pada Zona merah dan Orange, Salat Hari Raya ldul Adha dapat dilaksanakan di rumah masing-masing.

3 Pengurus Masjid atau Panitia penyelenggara shalat ldul Adha bertanggung jawab mengatur jama’ah sesuar dengan Protokol Kesehatan, yakni: memakai masker, menjaga jarak aman, membawa sajadah masing-masing serta menyiapkan tempat cuci tangan dan setelah selesai pelaksanaan shalat agar tidak berkerumun.

4. Malam takbiran dapat dilaksanakan di Masjid, Langgar dan Mushalla, namun takbiran keliling baik dengan kendaraan maupun berjalan kaki dilarang dilaksanakan.

5. Para Imam dan Khatib yang ditugaskan dalam pelaksanaan Salat Hari Raya ldul Adha, diminta mendukung pelaksanaan Protokol Kesehatan, mempersingkat penyampaian Khutbah, memilih surah pendek dalam shalat serta memberikan contoh pelaksanaan Protokol kesehatan

6. Para Ulama dan tokoh masyarakat dihimbau untuk mengawal pelaksanaan Protokol Kesehatan bagi masyarakat/jama’ah yang beribadah di Masjid/ Mushalla.

7. Pelaksanaan pemotongan hewan Qurban dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R). Dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R pemotongan hewan Qurban dapat dilaksanakan diluar RPH-R dengan tetap mempedomani Protokol Kesehatan secara ketat.

8. Pendistribusian daging qurban dilakukan oleh petugas kepada penerima ketempat tinggal warga yang berhak.

Surat edaran imbauan ini pun diketahui dan ditanda tangani langsung oleh Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, S.Sos.,M.H, Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, H Zoztafia, S.Ag.,M.Pd.I, Ketua PW NU Provinsi Jambi, H M Iskandar Nasution, S.H.,M.Si, Ketua PW DMI Provinsi Jambi, Ir H Haviz Husaini, M.M, Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof Dr H Hadri Hasan, MA, Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Jambi, Agus Setiyono.

Sementara, dari data Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi perhari ini, Sabtu (17/7/2021) terdapat satu zona merah yakni, Kota Jambi. Kemudian untuk zona orange, Kabupaten Tanjab Barat, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo dan Kota Sungai Penuh. (uda)

Pos terkait