Belum Dua Bulan Menjabat, Pj Kades Empang Benao Pecat 4 Perangkat Desa

  • Whatsapp
dipecata
Ilustrasi. Foto : Istimewa

Jambiseru.com – Belum genap dua bulan menjabat, Pj Kades Benao, Kecamatan Pamenang, Merangin sudah pecat 4 perangkat desa secara sepihak. Padahal, pemberhentian perangkat desa merupakan kewenangan bupati.

Informasi yang dihimpun, 4 perangkat desa yang diberhentikan itu yakni, Sekdes, Mustafa Kamal, Kadus I Sahrul, Kaur Pemerintahan Alex iskander, dan Operator Desa, Zainudin.

Pj Kades Empang Benao, Siti Hajir dilantik Bupati Merangin melalui Camat Pamenang, Habazoh pada 15 Juli 2021 lalu. Guru salah satu SD di Kecamatan Pamenang itu menggantikan posisi Halim yang mengundurkan diri, pasca tersandung kasus perselingkuhannya dengan istri warga desa setempat. Diketahui, Halim merupakan mantan suami dari Siti Hajir, Pj Kades Empang Benao.

Setelah sebulan lebih menjabat sebagai Pj Kades, Siti Hajir secara mengejutkan memecat beberapa perangkat desa. Tak tanggung tanggung, yang diberhentikannya salah satunya adalah Sekdes.

Salah satu perangkat desa yang diberhentikan Siti Hajir, mengungkapkan dirinya menerima surat pemberhentian pada 28 agustus. Di dalam surat tersebut, terhitung 1 September 2021 dirinya sudah diberhentikan.

“Surat itu saya terima pada 28 agustus lalu, didalam surat itu pemberhentian terkait evaluasi kinerja dan kedisiplinan,” ungkap Zainudin kepada jambiseru.com beberapa waktu lalu.

Zainudin mempertanyakan, apakah jabatan Pj Kades bisa mengangkat dan memberhentikan perangkat desa, dan tidak menyalahi aturan.

“Atas dasar apa, undang undang yang mana, bukankah Pj Kades memiliki tugas meneruskan jalannya pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat desa,”tukasnya.

Pos terkait