Al Haris Pastikan Atlet Juara di PON XX Papua Dapat Bonus

  • Whatsapp
Al Haris Pastikan Atlet Juara
Gubernur Jambi, Al Haris. Foto: Doni/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi telah mempersiapkan kucuran dana sebesar Rp 12 miliar untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) melalui APBD tahun 2021. Dengan demikian, Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan bahwa ia menjamin para atlet PON yang berprestasi nantinya akan mendapat bonus.

Hal itu pun ditegaskan Al Haris usai memberi bantuan di Kantor Camat Telanai Pura, Rabu (18/8/2021). Ia menjamin para atlet yang meraih prestasi akan diberi bonus oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

“Iya lah, jaminannya saya. Asal mereka bisa berprestasi,” kata Al Haris.

Untuk bonus para atlet itu sendiri, sambungnya belum dapat ditetapkan soal besaran yang akan diberikan, pasalnya saat ini sebagai langkah pertama pemprov Jambi masih terfokus untuk persiapan pengiriman atlet

“Besarannya dilihat dulu. Fokus, PON tetap jalan. Sudah ada anggarannya, tinggal nanti bonus di apbdp kedepan,” sebutnya.

Bonus PON yang akan diberikan itu juga dilihat dari anggaran yang telah disiapkan untuk PON. Apakah dalam anggaran yang disiapkan tersebut sudah termasuk bonus atlet atau belum. Jika tidak, maka Pemprov Jambi akan menyiapkan anggaran kembali untuk bonus atlet PON pada APBD perubahan tahun 2021.

“Untuk bonus PON kita melihat nanti. Kalau 12 miliar itu belum ada bonus nanti saya akan tambah di APBD Perubahan. Intinya PON tetap kita teruskan mengirim atlet dan akan diberi bonus. Itu intinya,” ujar Al Haris.

Anggaran PON yang disiapkan sebesar Rp 12 miliar itu diperuntukkan untuk biaya keberangkatan dan atribut para atlet.

“Nah, Rp 12 miliar itu kita lihat nanti, mungkin hanya untuk biaya keberangkatan dan mungkin atribut dan sebagainya,” imbuhnya.

Soal fasilitas atlet PON sendiri, ternyata Gubernur Jambi, Al Haris pernah mempersoalkan tempat latihan untuk atlet yang dinilai tidak lengkap.

“Atlet sudah mulai latihan. Kemarin memang ada yang dilatih di eks MTQ. Saya protes, nah ini tolong kembalikan ke KONI lagi. Karena disitu tidak lengkap sarananya,” tutupnya. (uda)

Pos terkait