Ketua DPRD Muaro Jambi Apresiasi Kepolisian dalam Pemberantasan Aktivitas Illegal

  • Whatsapp

Jambiseru.com – Ketua DPRD Muaro Jambi, Yuli Setia Bakti mengapresiasi sikap tegas Polres Muaro Jambi yang belakangan ini begitu gencar menindak para pelaku tindak pidana illegal logging dan ileggal drilling. Sikap tegas yang ditunjukkan Polres Muaro Jambi tersebut diharapkan terus berlanjut agar benar-benar memberikan efek jera.

“ Saya atas nama pribadi dan lembaga legislatif tentunya sangat mengaperasi tindakan tegas Polres Muaro Jambi yang tidak memberi ampun kepada para pelaku tindak pidana illegal logging dan illegal drilling. Tentu kita sangat berharap tindakan tegas kepolisian ini mampu memberikan efek jera baik terhadap pelaku, cukong maupun lapisan masyarakat lainnya,” kata Yuli Setia Bakti kepada media, Senin (8/2/2021).

Yuli Setia Bakti mengatakan, tindak pidana illegal logging dan illegal drilling sangat membahayakan lingkungan karena akan mempengaruhi keseimbangan alam. Penebangan secara liar akan membawa dampak pemanasan global serta bencana banjir. Sementara illegal driling memberi dampak buruk terhadap lingkungan dan pencemaran air sebagai sumber kehidupan.

“ Kedua aktivitas illegal ini sangat merugikan, baik terhadap kehidupan, lingkungan dan perekonomian negara. Jadi, tindakan tegas yang dilakukan pihak kepolisian itu sudah sangat tepat. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar keseimbangan alam tetap terjaga,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, aktivitas Illegal logging dan illegal drilling sama sekali tidak menguntungkan masyarakat. Yang diuntungkan pada dua tindak pidana itu hanya segelintir orang. Yaitu, para pemodal atau para cukong. Sementara para pekerja yang terlibat di lapangan cuman mendapat penghasilan dengan nilai kecil.

“ Yang diuntungkan itu para pemodal, bukan masyarakat. Pekerjanya juga tidak dapat apa-apa. Penghasilan pekerja itu paling sebatas untuk memenuhi keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Pria yang telah tiga kali duduk di Parlemen Muaro Jambi turut meminta agar kepolisian memberantas kedua tindak pidana illegal ini hingga ke akar-akarnya. Termasuk menangkapi para cukong yang terlibat dalam pendanaan aktivitas illegal tersebut.

“ Sekali lagi kita mendukung pihak kepolisian untuk berantas sampai ke akarnya. Termasuk para cukongnya. Karena tanpa cukung, kedua aktivitas illegal ini akan sulit terjadi,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto melalui Kasubag Humas AKP Amradi menyebutkan, pada awal 2021 ini, jajaran Reskrim Polres Muaro Jambi telah berhasil mengungkap sebanyak 17 laporan kasus illegal drilling dengan 17 tersangka. Sementara untuk kasus illegal logging ada sebanyak 4 kasus yang berhasil diungkap.

” Semua tersangka sudah ditahan di Rutan Polres Muaro Jambi. Ini adalah prestasi anggota Reskrim Polres Muaro Jambi dan jajaran,” katanya.

Dikatakan Amradi, atas keberhasilan dalam mengungkap kasus illegal logging dan illegal drilling itu, Polres Muaro Jambi mendapat peringkat pertama ungkap kasus di antara jajaran Polres yang ada di Polda Jambi.

” Alhamdulillah kita Polres Muaro Jambi peringkat pertama dalam mengungkap kasus illegal drilling dan illegal logging,” katanya.

Amradi menyampaikan, Polres Muaro Jambi akan lebih aktif dalam mengungkap kasus illegal drilling dan illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi. Pihaknya akan selalu bergerak cepat menanggapi setiap laporan yang masuk terhadap setiap tindak pidana.

“ Kita memiliki komitmen untuk selalu melayani, tidak hanya sekedar melakukan penangkapan. Polres Muaro Jambi juga rutin memberikan penyuluhan dan pembinaan terhadap masyarakat guna mencegah terjadinya berbagai tindak pidana,” kata Amradi. (*)

  • Whatsapp

Pos terkait