Berpredikat Baik Dalam Pelayanan DPMPTSP Kabupaten Batanghari Dijadikan Tujuan Studi Banding DPMPTSP Dharmasraya

  • Whatsapp
Studi Banding DPMPTSP Dharmasraya ke Kabupaten Batanghari. Foto: Rizki/Jambiseru.com
Studi Banding DPMPTSP Dharmasraya ke Kabupaten Batanghari. Foto: Rizki/Jambiseru.com

Berpredikat Baik Dalam Pelayanan DPMPTSP Kabupaten Batanghari Dijadikan Tujuan Studi Banding DPMPTSP Dharmasraya

JAMBISERU.COM – Berpredikat sebagai peringkat pertama MCP di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batanghari mendapatkan kunjungan dari DPMPTSP Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Curi Tabung Gas, Mantan Napi Asimilasi Babak Belur Dimasa

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh DPMPTSP Dharmasraya tersebut sebagai studi banding dalam hal pelayanan penerbitan perizinan usaha di Kabupaten Batanghari.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batanghari, Rijaludin mengatakan kedatangan rekan dari Kabupaten Dharmasraya juga untuk melihat pelanayan di Kabupaten Batanghari di tengah masa pendemi Covid 19.

“Iya, mereka ingin melihat kemudahan pelayanan perizinan, karena dengan mudahnya pelayanan perizinan akan membuat para investor tertarik untuk berinvestasi di Kabupaten kita, membuka ruangan kerja, dan meningkatkan PAD,” kata Kepala DPMPTSP Batanghari, Rijaludin, Rabu (15/7/2020).

Disebutkan Rijaludin, pihaknya juga belajar dari Kabupaten Dharmasraya soal izin usaha sarang burung walet. Karena di Kabupaten Batanghari soal perizinan burung walet belum ada.

“Iya, kita juga belajar dari mereka soal sistim perizinan usaha burung walet, Karena saat ini kita belum mempunyai Perbup maupun Perda yang mengatur tentang sistem perizinannya, seperti Pemkab Dharmasraya,” ujarnya.

Dilanjutkan Rijaludin, dengan adanya kunjungan kerja studi banding dari rekan-rekan Kabupaten Dharmasraya dapat menjadi motivasi untuk DPMPTSP Kabupaten Batanghari untuk dapat memberikan pelayanan lebih maksimal lagi.

“Kalau untuk IMB di Dharmasraya, para pelaku pendiri bangunan tetap melunasi pembayaran di DPMPTSP bukan melalui Dinas PUPR. Tentunya ini akan menjadi motivasi kita agar pelaksanaan pelayanan lebih baik,” pungkasnya.

Baca Juga : Satu Pasien Corona Terbaru dari Kota Jambi

Untukndiketahu yang hadir dalam kegiatan studi banding tersebut, Kabid perizinan, Kabid kebijakan dan Pengaduan DPMPTSP Kabupaten Dharmasraya, serta seluruh pejabat DPMPTSP Kabupaten Batanghari. (riz)

Pos terkait